Musrenbang Kelurahan Meruyung yang digelar Senin (18/01/22). ( Foto : JD03/Diskominfo) 

berita.depok.go.id - Sebanyak 36 usulan warga yang masuk ke dalam menu pilihan ditampung pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2023 Kelurahan Meruyung. Salah satu usulan tersebut ialah perbaikan dan pembangunan infrastruktur.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Meruyung, Supian Derry mengatakan, cukup banyak usulan pada pelaksanaan Musrenbang ini, seperti perbaikan sarana prasarana umum. Hal itu dikarenakan dua tahun belakangan terjadi penundaan pelaksanaan pembangunan (refocusing) lantaran sebagian dana pembangunan terpakai untuk penanggulangan wabah Covid-19.

"Ada 36 usulan pembangunan yang ditampung, seperti perbaikan fasilitas umum. Namun tidak semua usulan dapat diposisikan sebagai usulan prioritas karena keterbatasan anggaran," ujarnya kepada berita.depok.go.id, Jumat (21/01/22).

Dirinya menjelaskan, hanya sebagian kecil usulan yang dapat diposisikan pada pengajuan prioritas. Namun, pihaknya akan mengoptimalkan jalur Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD untuk mengcover usulan yang tidak mendapat porsi anggaran di Musrenbang.

"Alhamdulillah pada Musrenbang kali ini cukup banyak anggota dewan yang hadir, bahkan dari 9 anggota dewan di daerah pemilihan (Dapil) Beji-Cinere-Limo (BCL), delapan di antaranya hadir pada Musrenbang Kelurahan Meruyung kemarin," tambahnya.

Sementara itu, Camat Limo, Sudadih juga terus mengingatkan kepada para stakeholder agar secepatnya membuat rencana dengan proposal perbaikan fasilitas umum untuk diajukan kepada anggota dewan.

"Segera ajukan usulan mumpung saat ini masih awal tahun dan para anggota dewan masih menerima pengajuan usulan, karena jika sudah dipertengahan tahun nanti keburu dioptimalkan oleh stakeholder di wilayah lain,"ungkapnya.

Di tempat yang sama, Lurah Meruyung, Yuyun Purwana juga meminta kepada para stakeholder untuk tidak berkecil hati, jika usulan perbaikan fasilitas belum  dapat dimasukan dalam daftar usulan prioritas. Sebab, pada prinsipnya pemerintah ingin mengakomodir semua usulan perbaikan sarana prasarana umum.

“Saat ini belum memungkinkan lantaran sebagian dana anggaran untuk pembangunan tersedot untuk biaya penanggulangan wabah corona," ujarnya.

"Saya berharap kepada warga untuk sedikit bersabar. Semoga wabah Covid segera berakhir sehingga tahun depan lebih banyak lagi usulan yang bisa diakomodir," tutupnya. (JD03/ED02/EUD02)

 

YOUR REACTION?