Para anggota PPK dan PPS saat mengikuti Rapid Test Covid-19 yang digelar di aula serbaguna, lantai 10, Gedung Dibaleka II, Senin (16/11/20). (JD 11/Diskominfo)

berita.depok.go.id – Sebanyak 294 petugas penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok tahun 2020 menjalani Rapid Test Covid-19. Upaya ini dilakukan untuk memastikan setiap petugas tidak terpapar virus tersebut.

"Hari ini kami rapid test bagi 50 pegawai KPU Kota Depok, 55  Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), 189 Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Depok. Ini pemeriksaan yang kedua untuk penyelanggara Pilkada," kata Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna usai meninjau pemeriksan rapid test di aula serbaguna, lantai 10, Gedung Dibaleka II, Senin (16/11/20).

Dikatakannya, bagi petugas yang hasilnya reaktif akan langsung dihubungi dan ditindaklanjuti oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok. Namun, imbuhnya, petugas tersebut tidak akan digantikan posisinya.

"Kami akan berikan waktu kepada mereka untuk lakukan isolasi mandiri sampai kondisinya pulih kembali. Tapi kami sangat berharap hasilnya sama dengan rapid test pertama, non reaktif semuanya," ujar Nana.

Nana menyebut, setelah memeriksa PPK dan PPS,  pada  27 November mendatang, akan dilakukan rapid test untuk Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Dengan jumlah sebanyak 36.135 orang.

"Dalam menjalankan pekerjaannya, jajaran kami selalu dicek kesehatannya. Itulah gunanya rapid test guna mendeteksi dini ajaran kami ada yang terkonfimasi Covid-19 atau tidak," tandasnya. (JD 05/ED 01/EUD02)

YOUR REACTION?