Kepala Dinkes Kota Depok, Novarita. (Foto: Istimewa)

berita.depok.go.id-Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan terus memaksimalkan program penurunan kasus stunting. Salah satunya dengan melakukan program penurunan stunting di 10 lokasi khusus (lokus) yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes)Kota Depok, Novarita menjelaskan, sebanyak 10 lokus tersebut berada di 10 kelurahan se-Kota Depok. Pada lokasi tersebut akan dilakukan berbagai program pendorong untuk menurunkan kasus stunting.

“Sudah ditetapkan 10 lokus yang akan kami fokuskan tahun depan dalam penurunan kasus stunting,” katanya kepada berita.depok.go.id, belum lama ini.

Novarita menuturkan, lokus ditetapkan karena kelurahan tersebut masih ditemukan kasus stunting. Dengan demikian, perlu dilakukan perbaikan dan menjalankan program pendukung.

Adapun lokus tersebut berada di Kelurahan Serua, Pangkalan Jati Baru, Bojongsari, Pasir Putih dan RangkapanJaya. Selanjutnya di Kelurahan Bedahan, Depok, Duren Seribu, Cisalak Pasar dan Mekarjaya.

Untuk program pendukung yang akan dilakukan pada lokus tersebut antara lain, meningkatkan intervensi gizi spesifik dan gizi sensitif, pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita. Serta pemeriksaan ibu hamil secara intens.

Kemudian juga, sambungnya, akan dilakukan pemberian tablet tambah darah kepada remaja putri dan ibu hamil, dan pemulihan bagi anak gizi kurang.

“Kami juga bakal melakukanpeningkatan penyediaan air minum dan sanitasi, peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan. Lalu peningkatan kesadaran dan komitmen untuk ibu dan anak,” tambahnya.

Terakhir, Novarita berharap dalam memaksimalkan program penurunan kasus stunting mendapat dukungan dari seluruh pihak, termasuk perangkat daerah terkait. Selain juga dukungan dari masyarakat agar programnya berjalan maksimal. (JD02/ED02/EUD02)

YOUR REACTION?