Asisten Administrasi Dan Umum Pada Sekretariat Daerah, Yayan Arianto (tengah) bersama Kepala Bappeda, Widyati Riyandani (kedua dari kiri) dan Koordinator Mahasiswa KKN IPB, Jaka Aryantara Kuntala (paling kanan).

berita.depok.go.id-Sebanyak 109 mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun 2020 di Kota Depok. Kegiatan ini berlangsung selama Juli hingga pertengahan Agustus 2020.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Untuk di masa pandemi Coronavirus (Covid-19), kegiatan KKN dilaksanakan secara khusus, mahasiswa yang melaksanakan KKN semua berasal dari Kota Depok,” tutur Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Depok, Widyati Riyandani kepada berita.depok.go.id, Rabu (08/07/20).

Dikatakannya, ada 11 kelompok KKN dari berbagai fakultas. Di antaranya Fakultas Perikanan, Pertanian, Kehutanan, Ekonomi serta lainnya. Kemudian, kelompok tersebut dibagi ke enam kecamatan terpilih yang menjadi lokasi khusus (lokus) kegiatan.

“Dimasing-masing lokus memiliki kegiatan yang berbeda-beda. Seperti di Kelurahan Pasir Gunung Selatan (PGS) Kecamatan Cimanggis ada kegiatan pemanfaatan lahan pekarangan. Lalu di Kelurahan Abadi Jaya Kecamatan Sukmajaya ada kegiatan edukasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam rangka pertahanan ekonomi di tengah pandemi," jelasnya.

Dirinya menambahkan, kegiatan dilaksanakan secara daring maupun luring (tatap muka). Meski diadakan secara luring, sambungnya, namun tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Ia pun mengharapkan, KKN ini bisa selaras dengan program-program Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Selain itu, peserta KKN juga bisa memberikan kontribusi kegiatan pembangunan yang ada di wilayah mereka. 

Di tempat yang sama, Koordinator Mahasiswa KKN IPB, Jaka Aryantara Kuntala mengatakan, kegiatan KKN salah satunya bertujuan untuk membantu memecahkan dan menanggulangi permasalahan pembangunan di masyarakat. Konsep dari kegiatan yang bakal dilaksanakan menyesuaikan keunikan atau keunggulan wilayah masing-masing. 

“Kami juga berkolaborasi dengan Pemberdayaan dan Kesehateraan Keluarga (PKK), karang taruna dan kelompok tani yang sudah ada di wilayah. Semoga kegiatan kami berjalan lancar dan mengedukasi serta membantu masyarakat memecahkan masalah di lingkungan,” tandasnya. (JD 09/ED 02/EUD02)

YOUR REACTION?