Kegiatan Workshop 1000 HPK secara virtual. (Foto: Istimewa)

berita.depok.go.id-Stunting atau tubuh pendek merupakan masalah kesehatan pada bayi dan balita akibat kekurangan gizi sejak dalam kandungan. Untuk itu, pentingnya menjaga 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) yang menjadi kunci mencegah masalah kesehatan tersebut.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Novarita, 1.000 HPK ini terhitung sejak masa kehamilan, yaitu sekitar 280 hari janin berada di dalam kandungan hingga 730 hari setelah anak lahir. Pada masa ini disebut sebagai periode sensitif karena dampak yang terjadi terhadap bayi akan bersifat permanen dan tidak dapat dikoreksi. 

"Status gizi dan kesehatan ibu pada masa prahamil, kehamilan, dan menyusui sangat kritis dan berdampak bagi pertumbuhan anak," jelasnya saat membuka Workshop 1000 HPK secara virtual, Rabu (16/09/20).

Dikatakan Novarita, dalam periode 1.000 hari kehidupan, pemenuhan gizi harus seimbang. Selain juga didukung dengan perbaikan faktor lingkungan, baik ketahanan pangan, pendidikan, maupun penanggulangan kemiskinan. 

"Dimulai dari prahamil hingga menyusui anak, perbaikan gizi harus ditingkatkan. Lalu faktor lingkungan juga berpengaruh terhadap pertumbuhan anak," tambahnya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Depok, May Haryanti menuturkan, pihaknya terus memberikan pemahaman yang sama kepada masyarakat terhadap pentingnya 1.000 HPK. Tentunya dalam mencegah dan menanggulangi permasalahan gizi terutama stunting di Kota Depok. 

"Pentingnya memperhatikan 1.000 HPK terus kami sampaikan kepada masyarakat Depok. Agar ke depannya tercipta komitmen dan dukungan dalam penanggulangannya," tandasnya. (JD02/ED02/EUD02)

YOUR REACTION?