Kepala Bidang Penelitian Pengembangan dan Penerapan IPTEK Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Provinsi Jawa Barat, Erlina Dalisaputra (kanan). (Foto: Diskominfo)

berita.depok.go.id-Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta untuk menghasilkan suatu inovasi. Hal tersebut untuk mengembangkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan meningkatkan pelayanan khususnya di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

Menurut Kepala Bidang Penelitian Pengembangan dan Penerapan IPTEK Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Erlina Dalisaputra, inovasi ini juga terkait dengan tata kelola pemerintahan. Karena itu, dinilai penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ini menjadi tugas Bidang Litbang yang ada di Bappeda Kota Depok untuk bisa memacu dari setiap ASN untuk berkolaborasi di dalam inovasi, memang ini harus terus dikomunikasikan dan lebih baik disosialisasikan lewat suatu ajang award,” terang Erlina kepada  berita.depok.go.id  usai  menjadi pemateri dalam Seminar Inovasi di Hotel Santika, belum lama ini.

Dirinya menuturkan, dengan adanya lomba inovasi ataupun pelaksanaan award untuk ASN di lingkungan Pemkot Depok tentu akan memancing semangat dari setiap ASN untuk mengikutinya. Lomba ini merupakan wadah agar nantinya inovasi ASN yang diciptakan bisa diterapkan, maka sangat perlu dilakukan uji coba lebih dalam.

“Kalau bagus kenapa tidak untuk kita terapkan. Ini yang harus bisa dilihat oleh Bappeda Depok untuk melihat bibit-bibit inovasi di ASN Depok,” katanya.

Dia mengaku terus melakukan sosialisasi ke kabupaten/kota se-Jabar untuk meningkatkan budaya menciptakan inovasi. Meskipun demikian, yang memiliki kewenangan untuk memacu ASN berinovasi adalah kewenangan kabupaten/kota.

“Itu kewenangan kabupaten/kota agar bisa membangkitkan ASN yang ada di wilayahnya untuk bersinergi dalam berinovasi demi kepentingan pelayanan, tata kelola pemerintahan, maupun pelayanan publik yang lebih baik lagi,” tandasnya. (JD 06/ED02/EUD 02)

YOUR REACTION?