Temukan informasi terkini dengan mengikuti akun sosial media kami

Kiai Idris Harap POPWILDA Jabar 2024 Dapat Memotivasi Atlet Jadi Juara Tingkat Nasional

JD10 - berita depok
Minggu, 26 Mei 2024, 11:22 WIB
Wali Kota Depok, Mohammad Idris saat menutup POPWILDA Wilayah 1 di GOR Kota Depok. (Foto : JD05/Diskominfo)

berita.depok.go.id – Perhelatan Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (POPWILDA) Wilayah 1 Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang digelar di Kota Depok resmi ditutup Wali Kota Depok, Mohammad Idris.

Penutupan POPWILDA dilaksanakan di Gelanggang Olahraga (GOR) Kota Depok, Kecamatan Sukmajaya, Sabtu (25/05/24).

POPWILDA Wilayah 1 Provinsi Jabar di Kota Depok sendiri berlangsung pada tanggal 21 hingga 25 Mei 2024. Diikuti 7 Kabulaten/Kota se-Jabar dengan ratusan atlet pelajar dan mempertandingkan delapan cabang olahraga (cabor).

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengungkapkan, kebanggaannya karena Kota Depok dijadikan sebagai tempat pertandingan POPWILDA Wilayah 1 Provinsi Jabar tahun 2024.

“Mudah-mudahan ini memotivasi para atlet di Jawa Barat untuk menjadi juara-juara di tingkat nasional,” kata Kiai Idris, sapaan akrabnya, saat penutupan POPWILDA Wilayah 1 Provinsi Jabar 2024 di GOR Kota Depok.

Dirinya mengapresiasi dan berterima kasih kepada semua panitia karena acara POPWILDA berjalan dengan baik, tentunya juga dengan seluruh cabang olahraga (cabor) yang sudah dipertandingkan.

“Mudah-mudahan tahun depan peserta Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Barat juga akan menampilkan atlet-atlet unggul yang bisa mewakili tingkat nasional, itu harapan semuanya,” jelas Kiai Idris.

Lebih lanjut, ujar dia, sebagai tuan rumah, Kota Depok berhasil menempati posisi ketiga dengan perolehan 25 medali di POPWILDA Wilayah 1 Provinsi Jabar.

“Kita posisi tiga secara umum, tetapi karena runner-up setiap cabor, kita dapat POPDA nanti, sehingga ini menjadi kebanggaan,” tutur Kiai Idris.

Dia memberikan pesan kepada seluruh atlet yang melaju ke POPDA tahun depan agar menjaga mental dan fisiknya, terlebih sebagian dari mereka akan menghadapi ujian.

“Terutama latihan-latihan mereka, kalau bisa tidak putus karena adanya ujian, mereka tetap mempersiapkan ujian simultan, mereka juga latihan minimal seminggu dua sampai tiga kali,” tandasnya. (JD10/ED02)