Kepala UPTD Puskesmas Bojongsari, Rahmina Dewi (Foto: Diskominfo)

berita.depok.go.id-Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Bojongsari terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang ramah anak. Berbagai inovasi tengah digencarkan agar tercipta Puskesmas Ramah Anak.

Kepala UPTD Puskesmas Bojongsari, Rahmina Dewi mengatakan, inovasi yang ada antara lain Karisma (Komunitas Remaja Bojongsari). Program ini dengan memberikan penyuluhan dan sosialisasi terkait dengan bahaya free sex dan narkotika, sasarannya semua sekolah wilayah kerja Puskesmas Bojongsari.

“Kami bekerja sama dengan lintas sektor, baik kepolisian, lembaga bantuan hukum, dan klinik serta bidan mandiri. Puskesmas akan menggandeng sekolah-sekolah melakukan sosialisasi,” kata Rahmina Dewi kepada berita.depok.go.id, usai menghadiri penilaian Puskesmas Ramah Anak, di Puskesmas Sukmajaya, belum lama ini.

Selain itu, ucapnya, adapula inovasi alarm stunting. Melalui inovasi ini, pihaknya selalu memantau jika ada bayi baru lahir dengan ukurannya kurang dari 48 cm atau Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Pemantauan dilakukan hingga anak berusia dua tahun, sehingga diharapkan tidak terjadi stunting.

“Kami terus komunikasi dan kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Dinas Kesehatan (Dinkes), DPAPMK, dan lintas sektor yang ada di wilayah, agar kami bisa menjadi Puskesmas Ramah Anak yang ideal,” tandasnya. (JD 06/ED02)

YOUR REACTION?