berita.depok.go.id - Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) mengenalkan ecoprinting kepada pelajar SDIT Raflesia Depok. Kegiatan ini menjadi strategi edukasi untuk memperkenalkan bioprospeksi dan konservasi sejak dini kepada para pelajar.
Ecoprinting merupakan teknik mencetak motif daun dan bunga di atas kain, yang menjadi media pembelajaran utama pada kegiatan tersebut. Dengan menyentuh dan mengamati langsung berbagai bagian tumbuhan, para siswa diperkenalkan pada struktur daun, jenis tanaman, pewarna alami, hingga pemahaman tentang keanekaragaman hayati.
Ketua tim pengabdian masyarakat, Ade Irma Elvira, mengatakan kegiatan yang berlangsung beberapa waktu lalu itu melibatkan 33 siswa Kelas II dan Kelas IV. Mereka diajak mengamati beragam daun segar dan mempraktikkan ecoprinting.
“Kegiatan ini untuk mengajak para siswa merasakan belajar Biologi yang dekat dengan kehidupan, kreatif, dan tetap ilmiah,” ujarnya dalam rilis yang diterima berita.depok.go.id, Minggu (30/11/25).
Di tempat yang sama, Ketua Program Studi S2 Ilmu Kelautan FMIPA UI, Yasman, menjelaskan ecoprinting memungkinkan siswa mengalami proses ilmiah secara langsung.
“Pendekatan berbasis eksplorasi membuat anak lebih mudah memahami konsep Biologi. Mereka belajar sambil menyentuh, mengamati, dan mempraktikkan,” jelasnya.
Ia menambahkan, berbagai jenis tanaman Indonesia memiliki potensi sebagai pewarna alami. Dengan pendekatan sederhana, siswa diajak memahami kekayaan hayati Indonesia yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga menyimpan manfaat dan harus dijaga kelestariannya.
“Pendekatan itu terbukti efektif, karena konsep yang mungkin terkesan abstrak kini terasa nyata bagi para siswa,” tuturnya.
Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mengenalkan konsep bioprospeksi sebagai upaya menggali potensi biologis yang dapat dikembangkan menjadi produk bermanfaat secara berkelanjutan.
Melalui ecoprinting, siswa memahami tanaman tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga menyimpan pigmen alami yang dapat dimanfaatkan tanpa merusak lingkungan. Nilai konservasi menjadi pilar penting dalam kegiatan tersebut. Para siswa diberi pemahaman memanfaatkan tumbuhan harus dilakukan secara bijak, tanpa mengambil terlalu banyak ataupun merusak habitat.
Pada sesi praktik, anak-anak memilih aneka daun seperti paya Jepang, kembang sepatu, pakis, markisa, singkong, puring, talas warna, kembang merak, dadap merah, melon, lamtoro, lempuyung, singonium, miana, dan srigading yang semuanya tersedia di lingkungan Departemen Biologi FMIPA UI.
Mereka menyusun motif dengan bebas, lalu menyaksikan sendiri cara tekanan dan pewarna alami menciptakan pola unik di atas kain.
Di sisi lain, Wakil ketua kegiatan, Oriza Savitri Ariantie, menyampaikan seluruh rangkaian berjalan lancar dan dipahami dengan baik oleh para siswa. Kolaborasi antardosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, dan guru SDIT Raflesia menjadi kunci kelancaran program.
Melalui kegiatan tersebut, Departemen Biologi FMIPA UI membuka pintu bagi masa depan Pendidikan Biologi yang lebih kreatif dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Tim kegiatan juga berharap program serupa dapat diperluas ke sekolah-sekolah lain agar semakin banyak siswa merasakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna.
“Ecoprinting menjadi jembatan sederhana menuju pemahaman lebih luas. Alam menyimpan potensi luar biasa, dan tugas generasi muda untuk menjaganya. Melalui pengalaman langsung seperti ini, kami berharap kepedulian generasi muda terhadap lingkungan mulai tumbuh dan kelak mendorong mereka mengambil tindakan nyata,” papar Oriza.
Sementara itu, Ketua Departemen Biologi FMIPA UI, Anom Bowolaksono, menekankan pentingnya menanamkan minat sains sejak dini.
“Mengenalkan Biologi harus menyenangkan tanpa menghilangkan esensi sains. Kami ingin generasi muda terbiasa berpikir kritis dan menghargai proses ilmiah,” tambahnya.
SDIT Raflesia mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai sarana efektif untuk membangun karakter peduli lingkungan dan menumbuhkan kreativitas.
“Kami sangat berterima kasih kepada FMIPA UI, khususnya Departemen Biologi yang telah memberi kesempatan bagi siswa kami untuk belajar Biologi dengan cara yang menarik. Ecoprinting bukan hanya kegiatan seni, tetapi sarana efektif untuk membangun karakter peduli lingkungan dan menumbuhkan kreativitas sejak dini. Anak-anak jadi lebih mengenal jenis-jenis tumbuhan serta memahami cara memanfaatkan sumber daya alam secara bijak dan bertanggung jawab,” tandas Kepala Sekolah SDIT Raflesia, Zubaidah.
(JD05/ED02)
