Temukan informasi terkini dengan mengikuti akun sosial media kami

Cegah Perokok Pemula, Dinkes Latih Konselor Sebaya Melalui Gen Star

JD 12 - berita depok
Selasa, 14 Maret 2023, 15:56 WIB
News
Pelaksanaan program Generasi Sehat Tanpa Rokok (Gen Star) di SMP Yapan, Senin (13/03/23). (Foto: Istimewa).

berita.depok.go.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok akan mengadakan program Generasi Sehat Tanpa Rokok (Gen Star) dengan sasaran pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP). Program tersebut bakal diadakan di dua sekolah.

Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati menjelaskan, kali ini pihaknya menetapkan SMP Negeri 1 Depok dan SMP Yapan sebagai lokasi pembinaan program Gen Star. Khususnya bagi pelajar kelas VII dan VIII, karena mereka merupakan target perokok pemula.

"Guna mencegah peningkatan perokok pemula di Depok, maka kami mencoba untuk mengimplementasikan program Gen Star dengan membina anak-anak SMP untuk memahami bahaya mengonsumsi rokok konvensional dan elektrik," jelasnya kepada berita.depok.go.id, Selasa (14/03/23).

Mary menuturkan, pendidikan pencegahan merokok pada siswa yang dilakukan konselor sebaya, merupakan pendekatan yang efektif dan memberikan pengaruh positif.

Imbuhnya, berdasarkan hasil pengamatan dan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan Tim Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia dan Dinkes Kota Depok dan Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPPKMI) dengan menjalankan program Peer-Educator 'Keren Tanpa Rokok', mampu meningkatkan pengetahuan siswa mengenai rokok.

"Serta terdapat peningkatan bermakna pengetahuan pendidik sebaya antara sebelum dan sesudah pelatihan. Dengan latar belakang inilah, kami optimis untuk melaksanakan Gen Star ke sekolah," terangnya.

Dikatakannya, kriteria peserta pelatihan konselor sebaya adalah siswa yang memiliki kepercayaan diri, berani untuk berbicara di depan umum, tidak merokok dan siswa yang memiliki pengaruh kuat di lingkungan temannya.

Metode kegiatan yang akan dilakukan, lanjut Mary, para peserta akan diberikan kuesioner pre test dan post test. Lalu, penyampaian materi, pemutaran video, pelatihan komunikasi efektif, lomba membuat poster, dan diskusi.

"Kami berharap pelatihan ini dapat memberikan informasi dan edukasi tentang dampak merokok pada tubuh. Serta membentuk kelompok konselor sebaya di sekolah yang berperan dalam memberikan informasi, edukasi dan perilaku berhenti merokok dengan meningkatkan kompetensi diri," ungkapnya.

"Sekaligus diharapkan para peserta yang telah mengikuti pembinaan ini menjadi konselor sebaya yang dapat memberikan motivasi dan informasi yang benar mengenai rokok kepada temannya," tandas Mary.  (JD 12/ED 01/EUD03)