Temukan informasi terkini dengan mengikuti akun sosial media kami

Buka IFR Regional Nusantara Competition 2024, Wali Kota Depok: Rayakan Semangat Inovasi Anak Muda Indonesia

JD 03 - berita depok
Sabtu, 6 Januari 2024, 18:00 WIB
News
Wali Kota Depok, Mohammad Idris membuka Indonesia First Robotics (IFR) Regional Nusantara Competition Tahun 2024 di Aula Lantai 10 Dibaleka II, Sabtu (06/01/24). (Foto : Diskominfo)

berita.depok.go.id – Wali Kota Depok, Mohammad Idris membuka Indonesia First Robotics (IFR) Regional Nusantara Competition Tahun 2024 yang diikuti pelajar SMP hingga SMA usia 14-18 tahun.

Kompetisi robotik berskala nasional tersebut digelar Pemerintah Kota (Pemkot) bersama Madrasah TechnoNatura Kota Depok di Gedung Dibaleka 2 Balai Kota Depok, Sabtu (06/01/24).

“Acara ini tidak hanya menyoroti kecemerlangan teknologi, tetapi juga merayakan semangat inovasi yang tak kenal lelah di kalangan anak muda Indonesia,” kata Kiai Idris, sapaan akrab Wali Kota Depok, Mohammad Idris, usai membuka kompetisi robotik tersebut.

Menurut Kiai Idris, kolaborasi luar biasa antara IFR, Madrasah TechnoNatura dan Pemkot Depok, menjadi pilar utama penyelenggaraan acara ini, yang berdedikasi untuk membina generasi yang mahir dalam bidang teknologi.

“Ini inisiatif dan kolaborasi dari Madrasah TechnoNatura dan Kota Depok, yang memang sebelumnya sudah banyak event-event yang diikuti, seperti Madrasah ini yang memang sudah dikenal di dunia robot secara global,” ungkapnya.

“Maka, ini sebuah event yang juga mengundang luar negeri, sebenarnya ada beberapa negara lainnya, tetapi yang siap datang Kazakhstan dan Malaysia,” tuturnya.

Dikatakannya, IFR Regional Nusantara Competition Tahun 2024 menjadi event strategis, khususnya menghadapi Indonesia Emas pada tahun 2045.

“Sehingga acara ini memiliki visi untuk memperkenalkan keterampilan generasi muda Indonesia dalam mempersiapkan dunia yang semakin kompleks,” ungkapnya.

“Untuk kedepokan, konteksnya Kota Depok menjadi kontributor positif dalam pengembangan kota kreatif bidang media art,” ucapnya.

“Kita dapat penghargaan sebagai salah satu Kota Creative Center, sehingga event ini salah satu akses mengajarkan para pemikir muda untuk berpikir, seperti engineer,” jelasnya.

“Mereka membentuk tim merancang, membangun dan memprogram robot untuk bersaing dalam aliansi menggunakan platform Android, dan acara ini lebih dari sekadar kompetisi, tetapi ajang unjuk potensi dan kolaborasi dan kecakapan teknologi,” terangnya.

Karena itu, Kiai Idris berharap kepada Madrasah TechnoNatura Kota Depok dapat menularkan kebaikan dan kebolehan dalam bidang robotik kepada sekolah-sekolah di Kota Depok.

“Bahkan bisa menjadi coach ataupun menjadi narasumber untuk sekolah-sekolah di Kota Depok, baik madrasah maupun sekolah-sekolah,” tutupnya. (JD03/ED02)